SAJAK LISONG – Willibrordus Surendra Broto

Posted: Agustus 9, 2014 in Klasik Indonesia, Sastra

SAJAK LISONG

I   
Mengisap lisong
Melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat, dan di langit
dua tiga cukong mengangkang
berak di atas kepala mereka.

II
Matahari terbit
Fajar tiba
Dan aku melihat 8 juta kanak-kanak
tanpa pendidikan

III
Aku bertanya
tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur meja-meja kekuasaan yang macet,
dan papantulis-papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan.

IV
Delapan juta kanak-kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya

V
Mengisap udara
yang disemprot deodorant
aku melihat sarjana-sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya
dan di langit
para teknokrat berkata:
bangsa kita adalah bangsa yang malas
bahwa bangsa mesti dibangun
mesti di up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimport

VI
Gunung-gunung menjulang
Langit pesta warna di dalam senjakala.
Dan aku melihat
protes-protes yang terpendam
terimpit di bawah tilam

VII
Aku bertanya
tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur jidat penyair-penyair salon,
yang bersajak tentang anggur dan rembulan,
sementara ketidakadilan terjadi di sampingnya,
dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan
termangu-mangu di kaki dewi kesenian.

VIII
Bunga-bunga bangsa tahun depan
berkunang-kunang pandang matanya
di bawah iklan berlampu neon.
Berjuta-juta harapan ibu dan bapa
menjadi gebalau suara yang kacau,
menjadi karang di bawah muka samudra.

IX
Kita mesti berhenti membeli rumus-rumus asing.
Diktat-diktat hanya boleh memberi metode,
tetapi kita sendiri mesti, rumuskan keadaan.
Kita mesti keluar ke jalan raya,
keluar ke desa-desa,
mencatat sendiri semua gejala,
dan menghayati persoalan yang nyata.

X
Inilah sajakku.
Pamplet masa darurat.
Apakah artinya renda-renda kesenian
bila terpisah dari derita lingkungan.
Apalah artinya berpikir
bila terpisah dari masalah kehidupan.

XI
Kepadamu aku bertanya.

19 Agustus 1977

Rendra

Pamplet Penyair, 1977

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s