SAJAK-SAJAK SUHAIMI HAJI MUHAMMAD

Posted: Juli 25, 2013 in Tak Berkategori

LANSKAP

jendela terbuka

bunga putih gugur
ia gugur sebelum pagi

apa yang membuat bunga berseri?
menyerah yang membuat bunga berseri

itu suara di sana melambung tinggi
itu suara kanak di perigi

suara kanak ternyata lebih murni
dari suara tuan puteri

lelaki tandus
berguling di pantai lamunan remaja

hanya tau akan gugur hujan pagi
kala jatuh dari mimpi

bumi menyerahkan nasib pada impian
yang membelinya tanpa tepi

bumi ini menyerah sebelum pagi

1982

ADLINA

Lama sudah tidak menyanyi, adlina

kosong ruang dinihari
pentas menumbuhkan tapak-tapak gaib

padat oleh maya

di luar pabila gerimis turun
sekali lagi kami memohon-mohon

.. bunga-bunga di bibirmu murni
subur meneguk sunyi kelam

kami tak berdaya menanti

1984

DALAM TAMAN

begitu saja
melukiskan bunga dalam taman

kau tidak dapat tinggalkan warna
dari memanjat dan membelit

ranting-ranting itu

dari wrna yang mengikat sayapnya
pastikan pula kupu-kupu harus bebas
dia menjelma dari bunga

tidak mengenal bunga pada mulanya

sekarang dia berlegar-legar
mencari tamannya di sana
ku sekarang pastikan

PETANG KELABU

dari atas jembatan
da suara yang menggapai-gapai dalam udara

janji untuk makan angin ujung pelabuhan
begitu saja dilupakan

kini datang lagi gambar dulu, masa kita
menolak cumbu dari pagi

apakah khabar dari mereka belum tenang-tenang
apakah maut menggodanya bagai bahagia

kata hanya lidah tak bertulang
merakamku jemu

mendengar juga udara bisu

1983

Sajak Terbit Pada Tabloid Horison Edisi Desember 1984

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s