Puisi Klasik II

Posted: November 3, 2012 in Klasik Indonesia, Sastra
Tag:, , , , ,

Ajip Rosidi

lahir 1938

Lagu Kerinduan

wajahmu antara batang kelapa langsing

menebar senyum dan matamu menjadikan daku burung piaraan

semua hanya bayangan kerinduan: kau yang nun entah di mana

mengikuti setiap langkahku, biarpun ke mana

 

kujalani kelenggangan hari

sepanjang pagar bayangan :  wajahmu menanti

langkah kuhentikan dan kulihat

hanya senyummu memenuhi jagat

1954

Bayangan

Bayanganmu terekam pada permukaan piring, pada dinding

Pada langit, awan, ah, ke manapun aku berpaling

Dan di atas atap rumah anginpun bangkit berdesir

Menyampaikan bisikmu dalam dunia penuh bisik.

Masihkah dinihari Januari yang renyai

Suatu tempat bagi tanganku membelai?

Telah habis segala kata namun tak terucapkan

Rindu yang berupa suatu kebenaran

Bayangan, ah, bayanganmu yang menagih selalu

Tidakkah segalanya sudah kusumpahkan demi Waktu?

Tahun-tahunpun akan sepi berlalu, kutahu

Karena dunia resah ‘kan diam membisu

1967

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s