Boom dan Bust Kapitalisme

Posted: Maret 31, 2012 in Tak Berkategori

Kapitalisme lahir dengan boom dan bust. Boom kapitalisme adalah kapitalisme yang sedang naik dan melimpah ruah untuk semua termasuk kelas pekerja. Sebelum periode ini memang kapitalisme mengalami peperangan-peperangan sebagai epos memperpanjang nafas. Periode perang Dunia I, dan boom demokrasi yang menggandeng neo-liberalisme merupakan kemenangan Amerika dan kemenangan negara sekutunya. Semua orang melihat kekuatan dan adidaya pada negara-negara itu dan memujinya sebagai surga dengan kelimpahan ekonomi.

Sementara titik balik dari kapitalisme adalah bust, yakni periode krisis dalam tubuh kapitalisme yang menegasi semua kelimpahan itu menjadi teror yang menakutkan bagi negara-negara adidaya tersebut. Dalam periode bust ini semua kemewahan dan kesenangan di negara-negara yang sejahtera itu hanya omong kosong. Seperti halnya roda yang sedang di bawah periode bust menjadi blunder yang sangat mengkhawatirkan bagi para kapitalis dan mengancam keselamatan sebuah negara bangsa.

Occupy Wallstreet adalah bukti bagaimana periode bust yang dialami kapitalisme ini telah berubah menjadi kesadaran yang meluas di beberapa negara di Eropa, Timur Tengah, bahkan Amerika Serikat sendiri. Tidak ada kesalahan dalam kapitalisme melainkan kapitalisme akan mengalami situasi ini.

Saya melihat apa yang berlangsung di Indonesia sekarang ini sama saja. Bust kapitalisme pada skala global telah merasuk ke jantung-jantung ekonomi nasional. Periode dimana jumlah pengangguran, korupsi, dan kenaikan BBM telah mau tak mau membuuat kerisauan bagi korporasi-korporasi dan negara. dan seperti keputusan pada 1 april 2012, penundaan kenaikan BBM adalah kebijakan reformis yang semakin membuat negara jatuh pada jurang yang lebih dalam. Defisit anggaran pemerintah, tidak bisa dibiarkan terus berlanjut, atau krisis-krisis pada skala yang lebih parah akan menjadi kenyataan yang mutlak.

Kapitalisme hanya menguntungkan sebagaian orang yang memiliki modal dan alat produksi untuk menghisap sebagaian terbesar kelas pekerja. Permainan korporasi-korporasi itu semakin waktu semakin membesar dan mengancam usaha-usaha yang lebih kecil. Sehingga, sistem yang dipompa oleh motivasi akumulasi keuntungan semata ini, tidak bisa memberikan jaminan kesejahteraan bagi semua orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s