“Beauty in things exists in the mind which contemplates them.”

“Kecantikan dalam entitasnya akan ada dalam pikiran yang merenungkannya”. Hume.

Di internet anda dapat menjumpai berbagai artikel tentang David Hume. Sebagai seorang filsuf besar ia memiliki pengikut tersendiri. Pemikirannya dibedah dalam berbagai sisi. Filsafat, politik, seni, hukum, ekonomi, epistemmologi, sejarah dan laian-laian. Inilah bukti bahwa Hume yang hidup 400 an tahu lalu masih relevan dan memiliki pengikut sendiri. Inilah bukti bahwa tradisi pemikirannya kuat.

Hume filsuf abad 18 asal Scotland yang membawa pemikiran manusia memasuki abad baru. Hume seorang Cartesian yang memposisikan manusia sebagai subyek. Namun pemikiran eksistensial pemikir Skotlandia ini tidak ekstrim menempatkan manusia sebagai subyek tunggal.  Kekuatan alam yang tak terubah, dikemas dalam investigasi scientifik dan kadang kemasannya terbang seperti udara. Filsuf Skotlandia yang dipimpin oleh Hume melihat bahwa, “adalah sebuah uniformitas diantara tindakan manusia, pada seluruh bangsa dan umur, dan lingkungan alam bertindak seperti itu pula. Motif yang sama akan menghasilkan tindakan dan hasilyang sama: Pada beberapa kejadian mengikuti hukum ini. Ambisi, cinta diri, persahabatan, semangat umum: hasrat ini, bersatu dalam bermacam kesepakatan dan didistribusikan di antara masyarakat, menjadi awal dunia. Sumber dari segala perilaku dan usaha yang mana sedang akan di observasi diantara kemanusiaan.

Biografi

David lahir di Edinburgh, Skotlandia 1711; disini puplalah ia meninggal pada 1776. Awalnya keluarga David menginginka ia berprofesi dalam bidang hukum.  Awalnya memang Hume mengikuti kakaknya yang juga mengambil jurusan hukum ini. Sampai pada umur 23 ketika Hume memutuskan pergi dari Skotlandia untuk pergi ke Bristol Inggris. Dia bekerja di perusahaan yang berlokasi di Bristol dan belajar tentang bisnis di sana. Hanya beberapa bulan di Bristol, Hume berpindah ke Perancis Di Prancis Hume menulis, “I laid that plan of life which I have steadily and successfully pursued. I resolved to make a very rigid frugality to supply my deficiency of fortune, to maintain unimpaired my independency, and to regard every object as contemptible except the improvement of my talents in literature.”

Hume tinggal di Perancis selama tiga tahun sampai ia mengeluarkan buku pertamanya yang berjudul, “A Treatise of Human Nature”. Sampai September 1737, Hume kembali ke London selama 16 bulan tinggal, disana ia menerbitkan hasil karyanya. Dari situ Hume kembali ke tanah kelahiran Skotladia. Kembali ke skotland, Hume mengajar di Edingurgh -the university at Edinburgh (Professorship of Moral Philosophy) namun sebentar disini ia mengalami kegagalan dalam adaptasi terutama harus mengampu subyek kuliah yang berhubungan dengan agama.

Pada 1752, setelah kejadian di Edinburgh Hue kembali menggeluti dunia universitas, dia mengajar logika di Glasgow, disana juga Hume menyetujui menjadi epndamping penjaga  buku di Perpustakaan di Edinburgh. Beberapa kali Hume juga menjadi pembantu militer di kedutaan skotland di Viena Turin – Italia yang dimulai pada 1740 an. Pada 1763 dia menjadi sekretaris Lord Hartford di Paris, dia disana setelah Raja haris tidak lagi bekerja di pemerintah Irlandia pada 1765. Di Paris Hume enjadi seorang penyuka fashion dan gaya, dan di sini pulalah ia meninggal.

Hume tidak pernah menikah dan semenjak sarjana dia memutuskan untuk mengambil jalan peripatetik. Di Skotlandia ia dan keluarganya memutuskan untuk bersenang senang, dan menikmati kehidupan intelektual. Hume menghargai nilai persahabatan sebagai sesuatu yang mulia, dan ia menilai percakapan adalah sebuah jalan untuk membangun peradaban. Hume menilai dirinya sebagai “Seornag laki-laki dengan disposisi yang ringan,  yang terbuka secara sosial dengan humor-humor segar, dengan hasrat hidup yang tinggi”.

Sampai hari ini Hume sering dikenal sebagai sejarawan, dan sampai hari ini dia dikenal sebagai seorang filsuf. Karya Filsafat Hume, “An Enquiry Concerning Human Understanding”, telah ditulis pada 1748. Karyanya tersebut sedikit lebih kuran gterkenal dari karyanya, ” A Treatise of Human Nature”. Pada 1752, Hume menulis Political Discourses. Pada 1755, dia emnulis The Natural History of Religion; dan kemudian diantara tahun 1754-62, da juga menulis 6 volume, History of England;  dan akhirnya dia setidaknya mengupulkan 14 karya selama hidup. sebuah pemikir yang cukup produktif!

David Hume (lahir 26 April 1711 – meninggal 25 Agustus 1776 pada umur 65 tahun) adalah filsuf Skotlandia, ekonom, dan sejarawan. Dia dimasukan sebagai salah satu figur paling penting dalam filosofi barat dan Pencerahan Skotlandia. Walaupun kebanyakan ketertarikan karya Hume berpusat pada tulisan filosofi, sebagai sejarawanlah dia mendapat pengakuan dan penghormatan.

Konteks Sosial Masyarakat

 

Hume lahir pada tahun 1711. Sementara Revolusi Industri terjadi pada 1688. Selang berapa waktu terjadi penyatuan Skotlandia dan Inggris dalam Britania Raya pada 1706 dalam Union Act.

Dalam konteks masyarakat industrial awal inilah Hume hidup. Pemikirannya tentang industri secara obyektif mempengaruhi ide-idenya tentang induksi sebagai sebuah cara berfikir. Ia mengenal Newton yang meninggal pada 1726.

Masa Kecil

Hume berasal dari keluarga berpengaruh ayahnya adalah Sir David Falconer, President of the College of Justice.

Pemikiran dan Ide

KaryanyaThe History of England merupakan karya dasar dari sejarah Inggris untuk 60 atau 70 tahun sampai Karya Macaulay. Hume merupakan filusuf besar pertama dari era modern yang membuat filosofi naturalistis. Filosofi ini sebagian mengandung penolakan atas prevalensi dalam konsepsi dari pikiran manusia merupakan miniatur dari kesadaran suci; sebuah pernyataan Edward Craig yang dimasukan dalam doktrin ‘Image of God’.Doktrin ini diasosiasikan dengan kepercayaan dalam kekuatan akal manusia dan penglihatan dalam realitas, dimana kekuatan yang berisi seritikasi Tuhan. Skeptisme Hume datang dari penolakannya atas ideal di dalam’.

Pengaruh Gagasan Hume

Hume sangat dipengaruhi oleh empirisis John Locke dan George Berkeley, dan juga bermacam penulis berbahasa Perancis seperti Pierre Bayle, dan bermacam figur dalam landasan intelektual berbahasa Inggris seperti Isaac Newton, Samuel Clarke, Francis Hutcheson, Adam Smith, dan Joseph Butler.

Pengaruh Hume dalam Situasi Komtemporer

A.  Gagasan Hume dalam epistemologi Induksi

metode penyimpulan Induksi ini juga memiliki masalah. Masalah ini disebut sebagai masalah Induksi. Masalah induksi salah satunya diajukan oleh David Hume. David Hume adalah seorang filsuf Empiris dia menemukan dua problema Induksi.

  1. Melalui Induksi kita tak pernah yakin sebab suatu hal itu benar-benar suatu hal tersebut. Ini disebabkan karena sumber pengetahuan kita berasal dari suatu X didahului Y. Kita lalu menyimpulkan bahwa X itu disebabkan oleh Y. Padahal kita tidak pernah bisa tahu apakah X itu disebabkan oleh Y, kita menyimpulkan demikian hanya karena melihat yang satu menyebabkan yang lain. Kita tidak bisa tahu apakah demikian.
  2. Menurut David Hume kita mendapat pengetahuan dari induksi dengan kata lain berasal dari pengalaman. Kita percaya setelah kita mengamati suatu kebiasaan. Dengan melihat X selalu didahului Y kita menyimpulkan X disebabkan Y atau Y akan setelahnya disertai X. Sayangnya kenapa kita selalu menyimpulkan demikian tidak bisa ditelaah dari sebuah pengalaman induksi. Induksi sendiri tidak berasal dari sebuah Induksi.
  3. Pemikiran ekonomi

Sebagai seorang ahli ekonomi Hume menyumbang teori uang dan teori perdagangan nasional. Ia menganalisa dampak uang terhadap tingkat suku bunga, kegiatan ekonomi dan harga. Ia juga menjelaskan bagaimana dan mengapa negara-negara tidak mungkin mengalami ketidakseimbangan perdagangan dalam jangka waktu yang lama. Terakhir, Hume, mengemukakan pertanyaan penting: “Apa yang terjadi ketika negara-negara kaya berdagang dengan negara-negara miskin?” Jawabannya adalah bahwa perdagangan internasional akan menguntungkan kedua negara tersebut. Bagi Hume, seorang pedagang layak dihargai karena ia cermat. Pengusaha cenderung menyimpan pendapatan mereka dan mengumpulkan modal. Semakin banyak modal atau kapital akan menurunkan tingkat suku bunga dan mendorong pengusaha lain untuk meminjam dan kemudian mengembangkan kegiatan mereka, sehingga meningkatkan persaingan dan menurunkan tingkat keuntungan. Berlawanan dengan pedagang, tuan tanah yang kaya biasanya meminjam uang untuk mengkonsumsi lebih banyak barang. Karena itu mereka mengurangi persediaan modal produktif dan menaikkan tingkat suku bunga pinjaman.

  1. Analisa ini tidak hanya menjelaskan fungsi dari pedagang atau pengusaha; analisa ini juga menghasilkan teori bunga, yang kini dinamakan “Teori dana yang dapat di pinjamkan” (Loanable Funds Theory). Menurut Hume, tingkat bunga ditentukan oleh suplai tabungan dan permintaan tabungan. Hume juga menganalisa efek ekonomis dari perubahan di dalam persediaan uang. Efek uang jangka pendek adalah konsekuensi dari fakta bahwa harga tidak akan langsung berubah. Kemudian Hume menganalisa dampak dari uang tambahan terhadap perdagangan internasional. Hume menggunakan analisa ini untuk mengembangkan mekanisme aliran uang yang menjelaskan bagaimana kekuatan ekonomi secara otomatis menuju ke posisi keseimbangan perdagangan untuk semua negara. Terakhir, Hume kemudian meneliti permasalahan tentang apa yang terjadi ketika negara-negara miskin dan kaya saling berdagang. Bagi Hume (1955: 60-77), perdagangan membantu negara miskin tetapi tidak membahayakan negara yang lebih kaya. Perdagangan membantu negara-negara miskin mampu tumbuh dan berkembang; standar hidup mereka akan sama dengan tetangganya yang lebih kaya dan sama dengan mitra dagang mereka.
    Berawal dari persoalan yang diangkat oleh merkantilis dan isu-isu ekonomi waktu itu, Hume mulai mengembangkan analisis ekonomi dengan menunjukkan dampak dari uang dan perdagangan terhadap satu sama lain dan terhadap pertumbuhan ekonomi. Tetapi tempatnya di dalam sejarah ilmu ekonomi disebabkan lebih dari sekedar usaha yang dilakukannya dalam analisis ekonomi. Hume adalah tokoh transisional penting antara merkantilis dan ekonom Inggris klasik yang akan mengikuti jejak-jejak Hume. Sehingga memang dari pemikiran Hume-lah awal mulanya konsep perdagangan internasional di kembangkan, yang menjadikan dia sebagai ekonom yang disegani oleh ahli-ahli ekonomi seluruh dunia. Sehingga, hasil pemikirannya itu sampai sekarang banyak di ikuti oleh seluruh negara di dunia.

Karya Hume:

  • A Treatise of Human Nature (1739-40)
  • Abstract of a Book lately Published (1740)
  • Essays, Moral and Political (1741-42, 1777)
  • An Enquiry concerning Human Understanding (1748, 1777)
  • An Enquiry concerning the Principles of Morals (1751, 1777)
  • Political Discourses (1752, 1777)
  • Four Dissertations (1757, 1777)
  • Essays and Treatises on Several Subjects(1758, 1777)
  • Essays and Treatises on Several Subjects, vol. 1 (1777)
  • Essays and Treatises on Several Subjects, vol. 2 (1777)
  • My Own Life (1777)
  • Of Suicide & Of the Immortality of the Soul (1777, 1755)
  • Dialogues concerning Natural Religion (1779)
  • Dialogues concerning Natural Religion (manuscript)

Referensi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s