Anti-Dialektika

Posted: Juni 4, 2010 in OLEH-OLEH

Kepastian dibutuhkan oleh setiap orang dalam kehidupan. Barangkali kehendak pasti itulah yang membimbing peradaban manusia menuju sebuah kehidupan yang terus lebih maju dan maju secara material. Para filsuf barangkali adalah orang pertama yang terhukum sebagai orang-orang yang senantiasa gelisah untuk “memerkarakan realitas”.Mencari arkhe atas alam semesta.
Metode-metode penelitian dan observasi ditemukan dan perlahan-lahan dikembangkan guna mendekati kepastian kebenaran. Mencoba mengurai kepelikan-kepelikan realitas untuk disederhanakan menjadi teori-teori yang seakan-akan masuk akal. Merekalah Para ilmuwan obyektifis yang memaksakan kebenarannya menjadi kepastian tanpa tawar-menawar.
Sejarah mencatat, tak butuh waktu yang lama untuk manusia guna berkembang dan memecahkan kehidupannya. Rasio manusia dengan cepat dapat menemukan alternatif-alternatif untuk mempermudah kehidupan dengan penemuan tekhnologi dll.
Rasio dan akalbudi kemudian dipuja sebagai fakultas kudus yang menyingkirkan ruh dan hasrat sebagai fakultas yang ‘dihinakan’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s